GAMKI Tana Toraja Ajak Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tokoh Adat Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan NKRI

GAMKI Tana Toraja Ajak Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tokoh Adat Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan NKRI

340

Terasnews.co, TANA TORAJA – Peristiwa pengeboman di lokasi Gereja Katedral Makassar Minggu (28/3/2021) pada pukul 10.28 Wita. Tragedi yang terjadi di Makassar dua hari lalu didepan gereja Katedral membuat GAMKI Tana Toraja bertanya tanya tentang kejadian tersebut.

“Mengapa di masa umat Kristen yang mempersiapkan diri secara spritualitas memasuki perayaan gerejawi (Jumat Agung dan Paskah) bahkan tepatnya pada saat umat Kristen melaksanakan Ibadah Hari Minggu harus mengalami guncangan yang begitu Heboh,” ucap Ketua GAMKI.

Natalianus Paembe Saru Lallo S.E, sebagai Ketua GAMKI Tana Toraja Menilai Pengeboman yang dilakukan oleh kelompok perorangan sudah tidak memiliki jiwa kemanusiaan dan nilai Spiritualitas dalam hidupnya serta merusak keharmonisan Umat bergama yang berada di Indonesia.

“GAMKI Tana Toraja sangat merasakan situasi yang dialami keluarga korban pengeboman ( bom bunuh diri) yang tidak bersalah dan tidak terkait dengan kepentingan, mereka hanya melaksanakan ibadah pada hari Minggu. Semoga korban segera cepat pulih dan dapat terbebas dari trauma secara psikis dari kejadian yang telah dialami. Kami dari Tana Toraja selalu mendoakan agar dapat melalui semua kejadian ini dalam lindungan dan penyertaan Yesus Kristus,” ucapnya.

Gerakan Angkatan Mudah Indonesia (GAMKI) Tana Toraja mengajak kepada Tokoh Tokoh masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan Masyarakat di seluruh indonesia Bersama sama berkomitmen untuk menjaga Persatuan dan kesatuan bangsa indonesia dari berbagai ancaman yang dapat merugikan bangsa Indonesia itu sendiri.

“kehidupan antar pemeluk agama harus tetap berkomitmen untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan NKRI dari berbagai ancaman dan gangguan seperti radikalisme yang telah mewujud pada aksi pengeboman (aksi bunuh diri ).” tuturnya

GAMKI Tana Toraja Pun Mengingatkan Kepada Pemerintah Daerah Tana Toraja Bersama Perangkat Forkompida agar secepatnya melakukan pencegehan melalui deteksi Dini sosial masyatakat dengan menggerakkan perangkat lembang/kelurahan/kecamatan dengan koordinasi bersama BABINKATIBMAS/ BABINSA.

Terkait hal itu, Natalianus Paembe Saru Lallo Mengatakan GAMKI Tana Toraja Mendukung TNI dan POLRI dalam upaya pencegahan terjadinya Terorsime, serta Meminta kepada TNI dan Polri memastikan identitas Pelaku pengeboman kepada publik agar masyarakat tidak resah sehingga tidak tercipta sentimen negatif yang mengarah pada SARA serta POLRI segera melakukan tindakan-tindakan pencegahan dan evaluasi pada perangkat Intelijen dan penyamaan koordinasi informasi deteksi dini dengan stake holder lainnya.

Ia Pun berharap masyarakat Tana Toraja tetap memegang teguh nilai-nilai kearfian local yang telah mengakar dan bertumbuh di setiap jiwa orang Toraja dan yang tinggal di Toraja agar tetap bersama-sama menjaga bumi Lakipadada agar tetap aman dan kondusif dan menjadi masyarakat yang menghargai kemanusiaan dan memiliki perilaku kehidupan spiritualitas yang bermartabat dan berkarakter.

“Semoga Sulawesi selatan dengan pondasi kekayaan sejarah yg melandaasi kekeluargaan bersama di Sulawesi selatan tetap terjaga pasca peristiwa ini dan kita tidak terprovokasi karena kita hidup dalam satu jiwa kearifan lokal yg telah mengakar dan tumbuh di Sulsel” Kunci Ketua GAMKI.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.