Pangkoopsau II Bersama Plt Gubernur Sulsel Ikuti Pengarahan Presiden Secara Virtual

Pangkoopsau II Bersama Plt Gubernur Sulsel Ikuti Pengarahan Presiden Secara Virtual

221

Terasnews.co, MAKASSAR – Pangkoopsau II Marsda TNI Minggit Tribowo, S.I.P., bersama Plt. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengikuti Pengarahan Presiden RI Joko Widodo kepada Kepala Daerah se Indonesia Tahun 2021 secara virtual bertempat di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Senin (17/5/2021).

Turut dihadiri oleh Sekprov Sulsel, serta para unsur Forkopimda terdiri dari Ketua DPRD Sulsel, Pangdam XIV, Wakapolda Sulsel, Pangkosek Hanudnas II, Danlantamal VI Makassar, Kajati Sulsel, dan Kabinda Sulsel.

Dalam arahannya Presiden RI, Joko Widodo mengingatkan para Kepala Daerah untuk waspada terhadap potensi lonjakan kasus Covid-19 serta varian baru virus corona.

“Dari hasil survey yang dilakukan, jika mudik tidak dilarang akan ada 33% atau sebanyak kurang lebih 89,1 juta masyarakat yang akan melakukan mudik. Jumlah tersebut turun menjadi 11% atau sebanyak 29,7 juta masyarakat yang masih ingin mudik meskipun terdapat kebijakan dilarang mudik. Setelah dilakukan sosialisasi turun menjadi 7% atau sebanyak 18,9 juta. Dan setelah dilakukan penyekatan masih terdapat 1,1% yang tetap melakukan mudik atau sebanyak 1,4 juta masyarakat,” ungkap Jokowi.

Meski secara prosentase dirasa sedikit, menurut Jokowi, tetapi hal tersebut masih harus diwaspadai, utamanya di 15 provinsi yang saat ini mengalami pelonjakan, di antaranya Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Jambi, Babel, DKI Jakarta, Maluku, Banten, NTB, Malut, Kalteng, Sulteng, dan Gorontalo.

Jokowi juga menambahkan, bahwa data kenaikan mobilitas masyarakat yang naik signifikan di libur Lebaran kali ini yakni sebesar 38,42 sampai 100,8%. Untuk itu, Jokowi mengimbau untuk menutup tempat wisata pada wilayah zona orange dan merah. Sekaligus memperketat prokes dengan menempatkan petugas satgas Covid 19 di tempat wisata zona hijau dan kuning. Apalagi muncul varian baru Covid 19 yang masuk ke Indonesia.

“Ini harus kita tekan, semakin turun. Harus konsisten dan memiliki ketahanan. Hati-hati gelombang kedua dan ketiga yang sudah terjadi di beberapa negara yang melonjak drastis. Protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan,” lanjutnya.

Jokowi pun menghimbau Kepala Daerah untuk berupaya dalam pemulihan ekonomi, agar perkembangan ekonomi bisa diangka positif.

“Seluruh Gubernur, Bupati, Walikota memiliki tanggungjawab yang sama dalam berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Kita harap semua Provinsi, pertumbuhan ekonomi sudah positif,” tegas Presiden.(**)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.