Pdt Kristian Toding: Kemah Allah Hadir di Tengah-tengah Manusia

Pdt Kristian Toding: Kemah Allah Hadir di Tengah-tengah Manusia

824

Terasnews.co, TANA TORAJA – Ibadah perdana PA Cabang (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia cabang Toraja) Sabtu 27/2/2021 Tondon Mamulu (Sekret GMKI).

Ibadah PA tersebut dipimpin oleh Pdt. Kristian Toding M.Th ( Senior Members GMKI Toraja ), Liturgus Yulfi, Gitaris Marsel

Sekfung Kerohanian Prisil Aulia pakiding sebelum ibadah dimulai menyampaikan ibadah PA cabang ini pertama kali dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19,

Kader Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Toraja pun bersyukur atas anugrah Tuhan pun bisa melaksanakan kegiatan Ibadah Pendalaman Alkitab.

“Ibadah PA Pertama itu di UKI toraja. Kedua di jemaat rantepao
Ketiga di sekretariatan GMKI Toraja di Tondon Mamullu, dan kami tetap bersyukur walau pada saat ini masiasa masa pandemi dan menuju New Normal Tuhan Selalu menyertai peregerakan kami,” ucapnya.

Setelah selesai menyampaikan bebeberapa penyampaian, dilanjutkan dengan ibadah dengan Tema “Langit Baru dan Bumi Baru” yang diambil dari kitab Wahyu 21 : 1-8 yang dipimpin oleh Pdt. Kristian Toding.

Dalam Khotbahnya Pdt. Kristian Toding mengambil satu ayat yang terdapat dalam kitab Wahyu 21 : 3 yang dijadikan sebagai bahan diskusi kader Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia cabang Toraja

*Wahyu 21:3 (TB) Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka*

“Ayat tersbut mengajarkan kita untuk mengetahui bahwa Allah Hadir dalam setiap pergumulan kita, Allah hadir dalam kondisi apapun,” tuturnya saat berdiskusi.

Berlamgsungnya diskusi, Pdt Krustian juga mengajarkan kepada Kader GMKI Toraja tentang bagaimana mengambil keputusan yang baik dan benar ketika mengahdapi persoalan, mengajarkan juga tentang kehadiran Gereja Sebagai penopang dan menjadi kolam bagi umat Allah, dan Memperharui Persahabatan

“Kita harus Seperti Kemah Allah, dimana kehadiran Allah yang hadir secara Konkrit dikehidupan umatnya Yang Percaya, begitu pun sebaliknya kita yang hadir saat ini, sebagai Kader GMKI harus Hadir dan memberi topangan di tengah tengah masyarakat, kampus, dan Gereja,” tuturnya.

Tuan Rumah Ne’ dudung turut hadir dalam ibadah PA ini, dan disambut baik oleh Tuan Rumah.

“Hidup itu butuh perjuangan, Libatkan Allah dalam setiap langkah dimana pun berada, sebagai Mahasiswa, sebagai Kader GMKI terus membangun Relasi di tengah tengah masyarakat, perguruan Tinggi dan gereja,” tutup Pdt Kristian Toding M.Th.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.